Kanvasaur — Berjualan atau menjalankan bisnis tidak cukup modal ada produk saja. Wajib hukumnya sebelum menjalankan sebuah bisnis, kamu perlu menyusun business plan terlebih dahulu sebagai peta agar bisnis menjadi lebih terarah dan matang nantinya. Salah satu aspek penting yang mesti kamu perhatikan yaitu terkait media promosi.
Mungkin semua orang bisa menciptakan produk, tapi tidak semua produk bisa laku dan bertahan lama di pasaran. Di samping kualitas produk itu sendiri, pemanfaatan media promosi yang tepat turut andil besar dalam keberhasilan produk menjangkau target konsumen yang tepat dan luas. Lalu sebetulnya apa sih, media promosi itu?
Pengertian Media Promosi

Media promosi merupakan saluran atau sarana yang dapat digunakan oleh pelaku bisnis untuk menyampaikan, menyebarkan, dan menawarkan produk barang dan jasa agar calon konsumen tertarik dan melakukan pembelian. Fungsi dari media promosi adalah sebagai perantara supaya produk kamu bisa dikenali dan dibeli oleh orang-orang.
Ada banyak jenis media promosi yang bisa digunakan. Namun, kamu tidak bisa asal pilih begitu saja karena masing-masing karakteristiknya berbeda. Mulai dari kemampuan dalam menjangkau audiens, budget, hingga durasi dan ukuran materi promosinya. Salah menyesuaikan media promosi dengan kriteria target pasar bisa-bisa jadi rugi besar, nih. Untuk itu, kamu perlu tahu lebih dulu apa saja media promosi yang bisa dimanfaatkan.
Jenis-Jenis Media Promosi

Terdapat 12 jenis media promosi yang bisa kamu pertimbangkan untuk dipilih, di antaranya:
1. Pamflet atau brosur
Media ini mampu memuat informasi secara ringkas, menampilkan gambar produknya dengan jelas dan menarik. Desain pamflet dibuat minimalis dan dicetak menggunakan kertas agar mudah disimpan oleh orang-orang. Hanya orang-orang yang memiliki pamflet saja yang bisa tahu tentang produk yang ditawarkan.
2. Baliho
Media promosi ini tidak permanen menetap di satu tempat, namun bisa dicabut jika masa promosinya sudah selesai. Baliho biasa dipasang di pinggir jalan tempat strategis lainnya sehingga audiens yang terpapar produk pun lebih beragam.
3. Billboard
Bila dinilai dari budget, billboard memiliki tarif yang lebih mahal daripada baliho. Hal ini karena ukuran ruang untuk memajang materi promosinya cukup besar dan diletakan di tempat yang ramai. Tidak hanya orang-orang yang berada di dekat billboard, mereka yang jaraknya jauh pun dapat melihat produk yang dipromosikan.
4. Videotron
Videotron atau disebut juga digital billboard mengusung teknologi video untuk mempromosikan produk. Soal budget sewanya sudah tentu lebih mahal dari billboard statis, namun lebih menarik perhatian orang-orang. Videotron terdiri dari videotron indoor dan outdoor.
5. Koran dan Majalah
Memilih koran dan majalah sebagai media promosi artinya kamu sudah paham betul siapa target pasar dari produkmu. Meski ada banyak koran dan majalah, namun masing-masing memiliki gaya penyajian konten dan karakteristik pembaca yang berbeda. Jika ingin berpromosi di koran atau majalah, kamu bisa membuat konten promosi sendiri, atau meminta bantuan tim redaksi yang tentunya dipatok tarif lebih mahal.
6. Bazar atau Pameran
Jangan ragu untuk mendirikan stand di suatu acara bazar atau pameran. Media promosi ini dapat menggaet banyak konsumen, lho. Karena mereka bisa melihat produk yang ditawarkan secara langsung. Jika kamu menyediakan produk testi dan mereka cocok saat mencobanya, siap-siap banjir orderan, deh.
7. Radio
Radio masih banyak dipilih sebagai media promosi favorit karena dapat didengarkan sambil lalu. Artinya, orang yang sedang mencuci piring atau berkendara tetap bisa terpapar tentang produk kamu yang disiarkan lewat radio.
Namun, radio juga memiliki target pendengar yang berbeda antara radio satu dengan lainnya. Oleh karena itu, kamu perlu menyeleksi radio yang karakteristiknya dinilai sesuai dengan target konsumen.
8. TV
Menjalin kerjasama dengan stasiun TV masih dinilai efektif untuk meningkatkan angka penjualan produk karena mampu menjangkau audiens yang beragam dan luas. Creative ads dapat ditampilkan waktu jeda acara bahkan masuk ke dalam program acaranya. Namun, kamu harus siap merogoh kocek dalam untuk memilih media promosi satu ini.
9. Media Sosial
Kini ada berbagai bentuk media komunikasi yang juga dapat dimanfaatkan sebagai media promosi seperti media sosial. Mulai dari Instagram, Facebook, Twitter, hingga YouTube memiliki fitur-fitur unik yang sayang bila tidak dimaksimalkan untuk mempromosikan produk.
10. Digital Ads
Tidak hanya Google Ads, tapi juga Instagram Ads, Facebook Ads, Twitter Ads, dan TikTok Ads telah banyak dimanfaatkan untuk media promosi yang efektif mendongkrak penjualan. Kamu bisa menentukan target konsumen dengan sangat spesifik seperti lokasi, usia, besar jangkauan, bahkan minat mereka. Namun, media promosi ini harus dibarengi dengan persediaan dana besar agar produk bisa terus muncul di media yang dipilih.
11. Website
Website tidak hanya untuk membangun kredibilitas bisnis, namun bisa kamu gunakan sebagai media promosi juga. Dengan membuat berbagai artikel informatif yang sesuai dengan search intent sekaligus relevan dengan produk yang kamu tawarkan, orang-orang pun tidak hanya akan merasa terpenuhi rasa ingin tahunya namun bisa berlanjut ke pembelian.
12. Marketplace
Marketplace bisa jadi ruang untuk jualan sekaligus promosi karena ada fitur iklan. Namun, jika kamu belum ingin keluar budget banyak, kamu bisa memaksimalkan judul dan deskripsi produk agar menarik minat beli orang.
Tingkatkan Strategi Promosi Bisnis Melalui Kanvasaur
Media promosi memang beragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Setelah mengetahui ragam jenis media promosi melalui artikel ini, kamu perlu memastikan terlebih dahulu media promosi mana yang sesuai dengan penawaran bisnismu.
Apabila kamu sedang ingin meningkatkan performa bisnismu secara digital dan ingin mencoba jenis promosi melalui media sosial, website, ataupun iklan digital, kamu dapat berkonsultasi dengan team Kanvasaur.
Di Kanvasaur tersedia berbagai layanan mulai dari Digital Marketing, Growth Marketing, hingga SEO.
Konsultasikan kebutuhan bisnismu secara gratis dengan team Kanvasaur.
Baca juga: 4 Strategi Growth Hacking dan Tahapannya Pada Bisnis




