13 Perbedaan Bisnis Online dan Offline, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Kanvasaur — Bagi kamu yang ingin mendirikan sebuah bisnis, salah satu goals besarnya tentu menginginkan sebuah yang produk laku di pasaran dan memperoleh keuntungan melimpah. Tapi, dengan kondisi persaingan pasar saat ini yang semakin ketat, membuat kamu harus memutar otak mencari cara bagaimana menjual produk dengan maksimal. Kamu mungkin galau saat memikirkan lebih baik berjualan secara offlineonline, atau keduanya.

Well, sebelum kamu memutuskannya, ada baiknya pahami lebih dulu, yuk, apa perbedaan bisnis online dan offline. Karena dari segi namanya saja sudah berbeda dan keduanya memiliki strategi, kelebihan, dan kekurangannya masing-masing. Mari kita mulai dengan memahami konsep berjualan secara offline dan online.

Table of Contents

1. Konsep Bisnis Offline

Bisnis offline adalah bentuk bisnis yang memungkinkan orang untuk membeli barang atau jasa melalui toko atau outlet yang memiliki lokasi fisik.

Kunci utama dari cara jualan yang satu ini yaitu mengharuskan kamu untuk memiliki sebuah tempat yang dapat didatangi oleh calon pembeli secara langsung. Karena proses mulai dari peninjauan produk oleh calon pembeli hingga sampai terjadinya transaksi jual beli berlangsung di tempat tersebut.

Ada banyak pengusaha yang survive dan meraup keuntungan yang menggiurkan dari jualan offline. Sebenarnya apa sih, kelebihan dan kekurangannya?

Kelebihan Bisnis Offline

  • Pelanggan lebih mudah menaruh kepercayaan tinggi jika kualitas produk, jasa, dan pelayanannya baik.
  • Terbentuknya hubungan nyata dengan pelanggan tanpa perantara.
  • Tidak perlu repot membungkus dan mengantarkan pesanan ke kurir agar barang sampai ke pembeli.

Kekurangan Bisnis Offline

  • Jika ingin ramai pembeli, harus buka di lokasi yang strategis dan mudah diakses.
  • Jangkauan promosi terbatas.
  • Budget besar untuk biaya operasional seperti sewa atau pendirian toko yang menyebabkan pembekakan pada harga jual produk.

2. Konsep Bisnis Online

Sementara itu, bisnis online adalah bentuk bisnis e-commerce yang memungkinkan orang untuk membeli produk atau jasa secara online dari penjual, melalui bantuan situs yang terhubung dengan internet. Seluruh proses transaksi jual belinya berlangsung secara online, baik melalui fitur chat atau telepon langsung.

Dengan strategi pemasaran dan manajemen konsumen yang bagus jualan online bakal mendatangkan profit banyak. Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangannya?

Kelebihan Bisnis Online

  • Bisa memulai dengan modal kecil.
  • Mudah menjaring pelanggan.
  • Jangkauan promosi dan pemasaran yang lebih luas.
  • Harga lebih bersaing.

Kekurangan Bisnis Online

  • Cukup repot jika tidak mempekerjakan karyawan.
  • Persaingan bisnis lebih ketat.
  • Harus ekstra hati-hati agar tidak mengalami penipuan dari pembeli.
  • Ada biaya iklan yang cukup besar untuk promosi dan pemasaran.

13 Perbedaan Bisnis Online dan Offline

Menjalani bisnis offline dan online memiliki perbedaan yang cukup besar mulai dari waktu berjualan hingga strategi pemasarannya. Berikut ini adalah beberapa perbedaan bisnis online dan offline:

1. Lama membuka toko

  • Online: kamu dapat membuka toko selama 24 jam, bahkan ketika tidur tetap ada orderan yang masuk.
  • Offline: kamu hanya bisa membuka toko selama 8-9 jam saja.

2. Cara pembayaran

  • Online: pembeli harus melakukan transfer uang ke akun rekening atau e-wallet kamu dengan nominal yang tepat.
  • Offline: Pembeli dapat langsung memberikan uang tunai. Tapi, kemajuan teknologi memberi opsi pembayaran transfer juga melalui scan pada barcode yang disediakan toko.

3. Keamanan

  • Online: tingkat keamanan cukup rentan, mulai dari serangan hacker sampai penipuan transaksi.
  • Offline: keamanan lebih terjamin karena transaksi jual beli terjadi secara langsung, selain itu toko dapat dilindungi dengan berbagai kunci dan CCTV.

4. Jumlah produk yang dijual

  • Online: tidak harus menyediakan stok barang, kamu bisa memilih sistem dropship dan menyesuaikan jumlah barang yang dipesan kepada supplier.
  • Offline: barang yang dijual memang dapat bervariasi tapi, masing-masing terbatas jumlahnya karena harus disimpan di toko yang terbatas ukuran ruangannya.

5. Cara mengoperasikan

  • Online: kamu bisa berjualan di mana pun dan kapan pun, saat liburan atau sambil momong si kecil.
  • Offline: jika tidak mempekerjakan karyawan, kamu harus terus stay di toko untuk melayani penjual.

6. Tingkat refund barang

  • Online: tingkat pengembalian barang cukup tinggi, terlebih jika ternyata barang yang diterima pembeli cacat produksi atau tidak sesuai pesanan.
  • Offline: tingkat pengembalian barang lebih sedikit, karena pembeli dapat langsung melihat dan mencoba barangnya.

7. Media penjualan

  • Online: kamu bisa memanfaatkan banyak media mulai dari sosial media, marketplace, dan website.
  • Offline: penjualan hanya di toko fisik.

8. Pengembangan brand

  • Online: potensi pengembangan brand dapat berhasil dalam beberapa bulan karena model bisnis yang bekerja secara global.
  • Offline: butuh waktu yang lebih lama untuk mengembangkan brand karena keterbatasan akses pada produk yang dijual.

9. Jumlah karyawan

  • Online: cukup 5-10 karyawan untuk mengelola dan mengembangkan produk bisnis.
  • Offline: jika buka beberapa toko cabang, butuh lebih banyak karyawan untuk mengelolanya.

10. Ekspansi bisnis

  • Online: ekspansi bisnis dapat dilakukan hingga lintas benua.
  • Offline: ekspansi bisnis terbatas di beberapa daerah.

11. Strategi promosi dan pemasaran

  • Online: memanfaatkan berbagai media promosi online yang menjangkau target pasar lebih luas.
  • Offline: memanfaatkan media promosi yang terbatas dan target pasar yang dijangkau lebih sempit.

12. Analisis performa penjualan

  • Online: statistik penjualan dapat diperbarui secara real-time.
  • Offline: membutuhkan waktu lama dan rumit karena karena manual.

13. Pembentukan kepercayaan produk dan brand

  • Online: berasal dari ulasan pembeli yang dapat ditampilkan di berbagai situs dengan jangkauan global.
  • Offline: berlangsung mouth-to-mouth dan lebih terpercaya, tapi jangkauannya sedikit.

Baik itu bisnis online, offline, atau keduanya kembali lagi pada kemampuan kamu dalam merawat bisnis. Sebagai awalan, kamu bisa memilih salah satu dari kedua cara berbisnis tersebut sembari melihat perkembangannya.

Kembangkan Bisnis Online dan Offline Bersama Kanvasaur

Kanvasaur adalah sebuah digital marketing agency yang menawarkan beragam jasa untuk mengembangkan bisnis, baik itu bisnis online maupun offline. Layanan jasa yang tersedia di Kanvasaur di antaranya adalah Digital Marketing, SEO, Growth Marketing, hingga Creative Ads.

Dapatkan strategi bisnis terbaik untuk bisnis yang sedang kamu bangun, dengan berkonsultasi bersama team Kanvasaur.

Baca Juga: 10 Ide Bisnis Online dan Offline yang Menguntungkan

Our Social Media

Share This Information

311 views

You may Also Like:

Ready to Start?

Discuss with us quickly to make your digital products better!

In A Hurry?

Need our help by tomorrow? Shoot our WhatsApp for a speedier response.