Kanvasaur – Sebagai seorang pebisnis pasti pemasaran merupakan salah satu hal penting untuk membangun brand yang dimiliki. Dalam pembuatan marketing pasti membutuhkan media untuk penempatannya. Oleh karena itu, kamu perlu membuat media planning terlebih dahulu.
Dengan begitu, akan ada perencanaan yang matang dan tepat sehingga pemasaran yang dilakukan dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Lalu apa sebenarnya perencanaan media yang dimaksud?
Pengertian Media Planning

Media planning adalah sebuah proses dalam pembuatan strategi dan pembelian dari penempatan iklan. Dalam prosesnya kamu harus membuat rencana yang tepat dan menggunakan kombinasi yang baik. Dengan begitu, strategi marketing atau campaign yang kamu jalankan bisa lebih optimal.
Media yang dapat digunakan untuk menempatkan iklan ada berbagai macam. Kamu bisa menggunakan media cetak maupun media digital. Akan tetapi, saat ini media digital memiliki dampak yang luar biasa dibandingkan dengan media cetak.
Yang membuat perencanaan media disebut juga dengan media planner. Seorang media planner juga harus mengetahui bagaimana kombinasi media yang tepat untuk mengoptimasi iklan yang dibuat.
Baca Juga: Facebook CPAS: Pengertian, Manfaat dan Cara Membuat Akunnya
Fungsi Media Planning

Fungsi dari media planning adalah fokus untuk menyampaikan iklan produk atau jasa kepada calon pelanggan. Atau bisa juga dapat diartikan untuk merencanakan sebuah iklan yang dapat diterima baik oleh masyarakat.
Sehingga dalam membuatnya kamu hanya perlu merancang penyampaian iklan yang tepat bukan berupaya untuk memasarkan produk atau jasa yang dimiliki.
Perbedaan Media Planning dan Media Buying

Media planning & media buying ternyata saling berhubungan. Meskipun saling berhubungan, kedua strategi pemasaran tersebut ternyata memiliki perbedaan dan masih banyak orang yang masih menganggapnya sama.
Jika media planning mengarah pada perencanaan strategi dalam membuat iklan atau pemasaran suatu bisnis untuk mencapai tujuan yang diinginkan, media buying adalah proses dari pembelian platform yang memiliki ruang iklan dalam sebuah kesepakatan.
Komponen Media Planning

Dalam membuat strategi pemasaran satu ini ternyata ada beberapa komponen yang wajib kamu pertimbangkan terlebih dahulu. Berikut ini adalah beberapa komponen tersebut:
- Audience. Pebisnis tentu harus dapat menargetkan iklan kepada audiens yang tepat agar nantinya dapat bermanfaat serta relevan untuk mereka.
- Biaya Marketing. Selanjutnya, kamu juga harus mengetahui berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan kampanye pada berbagai media yang diinginkan.
- Conversion Goals. Kamu juga harus menetapkan bagaimana cara agar tujuan yang ditetapkan bisa tercapai.
- Message Frequency. Tentukan juga seberapa sering iklan yang kamu buat disebarkan pada target audiens.
- Message Reach. Selanjutnya, kamu juga harus menentukan seberapa luas pesan atau iklan yang dibuat disebarkan.
5 Tahapan Dalam Media Planning

Sebagai seorang media planner ada beberapa tahapan yang dilakukan untuk membuat media planning. Berikut ini adalah beberapa tahapan tersebut:
1. Tujuan Media Planning
Tahapan yang pertama adalah membuat tujuan yang diinginkan dalam membuat iklan. Pastikan bahwa iklan yang nantinya dibuat sesuai dengan tujuan tersebut. Hal ini tentu akan lebih mempermudah media apa saja yang nantinya akan digunakan untuk menempatkan iklan tersebut. Selain itu, kamu juga dapat menyesuaikan siapa saja target dari iklan tersebut.
2. Riset Tren Pasar
Setelah menentukan tujuan, hal yang dilakukan adalah riset pasar. Riset ini penting dilakukan untuk mengetahui tren apa saja yang ada di masyarakat saat ini. Dengan mengetahui tren kamu juga dapat mengenali iklan apa yang nantinya akan dibuat.
Selain itu, kamu juga dapat melihat pesaing atau kompetitor yang memiliki produk yang sama atau mirip. Dengan begitu, kamu bisa membuat promosi yang lebih menarik agar calon pelanggan beralih ke produk atau jasa yang kamu miliki.
3. Penentuan Anggaran Promosi
Dalam membuat media planning, kamu juga harus menentukan anggaran promosi. Hal ini tentu saja agar pengeluaran yang kamu keluarkan sebanding dengan pendapatan yang didapatkan dari promosi yang dilakukan.
Pastikan juga kamu memaksimalkan promosi atau iklan yang dibuat agar nantinya anggaran yang dikeluarkan tidak malah merugi.
4. Penentuan Target Pasar
Dalam membuat sebuah iklan atau promosi wajib sekali untuk menentukan target pasar. Hal ini agar nantinya promosi yang dilakukan bisa sesuai dengan target dan tidak sia-sia. Pastikan bahwa iklan tersebut juga nantinya dapat relevan dan bermanfaat bagi target audiens atau calon pelanggan tersebut.
Dalam menentukan target, kamu bisa melihat dari jenis kelamin, penghasilan, umur, lokasi dan lain sebagainya.
5. Frekuensi dan Jangkauan
Selanjutnya, kamu juga harus mengetahui frekuensi dari berapa sering orang melihat sebuah iklan. Selain itu, kamu juga harus melihat jangkauan dari banyaknya calon konsumen yang melihat iklan ketika ditayangkan.
Untuk melihat kedua hal tersebut, kamu bisa menggunakan cara dengan menayangkan iklan dalam waktu yang konsisten atau juga mengiklankan sesuatu secara besar-besaran dalam masa-masa tertentu.
Dari penjelasan informasi mengenai media planning di atas apakah dapat membantu dalam membuat strategi pemasaran dari bisnis yang kamu jalankan? Semoga saja dapat membantu dan sukses mengembangkan iklan atau promosi yang kamu buat ya.
Namun, jika kamu butuh bantuan lebih untuk meningkatkan pemasaran bisnis kamu, maka kamu butuh bantuan digital marketing agency terbaik tentunya, dan Kanvasaur bisa menjadi pilihan yang tepat untuk hal tersebut.
Hubungi tim Kanvasaur sekarang juga ya!
Baca Juga : Mobile Marketing: Pengertian, Manfaat dan Cara Menerapkannya




