Kanvasaur — Mungkin kamu pernah kebingungan membedakan antara Content Writing dan Copywriting. Meskipun terlihat sama dan cara kerjanya mirip, namun content writing dan copywriting memiliki perbedaan yang cukup signifikan lho!
Memiliki tujuan yang sama, yaitu ditujukan untuk aktivitas marketing (memasarkan sebuah produk dan jasa) dalam bentuk tulisan, perbedaan content writing dan copywriting yang cukup signifikan dapat dilihat pada fokus dan tupoksinya.
Agar kamu dapat menerapkan content writing dan copywriting yang lebih optimal untuk bisnismu, artikel ini akan membantu kamu agar lebih memahami perbedaan content writing dan copywriting!
4 Perbedaan Content Writer dan Copywriting yang Wajib Dipahami
Berikut ini adalah beberapa perbedaan content writer dan copywriter dari berbagai sisi, mulai dari konsep, format penulisan, tugas dan tanggung jawab sampai skill yang dibutuhkan.
1. Perbedaan dari Sisi Konsep

Secara definisi dan konsep, content writing adalah sebuah proses perencanaan, penulisan, dan pengeditan konten tulisan untuk dipublikasikan di situs website maupun media cetak guna membantu aktivitas pemasaran.
Produk yang dihasilkan berupa tulisan yang sifatnya mengedukasi, menghibur, hingga memberikan informasi terkait sebuah produk atau jasa. Seseorang yang menekuni bidang content writing biasa dikenal dengan content writer.
Sedangkan copywriting, adalah sebuah proses menulis pesan dalam kegiatan marketing yang sifatnya persuasif dan memotivasi target audiens untuk meng-klik tombol call-to-action (CTA). Tombol ini biasanya mengarah ke tindakan pembelian, mengisi data, mengunduh aplikasi, atau mengunjungi sebuah landing page tertentu. Orang yang menggeluti bidang copywriting dikenal dengan sebutan copywriter.
2. Perbedaan dari Sisi Format Penulisan

Perbedaan content writer dan copywriting yang satu ini paling wajib untuk kamu ketahui. Seringkali dianggap sama, berikut perbedaan format penulisan pada content writing dan copywriting yang wajib untuk kamu ketahui.
Format Penulisan Content Writing
- Artikel, berupa tulisan panjang yang berkisar antara 500-1000 kata dengan tujuan mengedukasi. Topik bahasannya beragam, dapat berupa informasi seputar kesehatan, kecantikan, karir, kuliner, travel, dsb.
- Deskripsi produk, berupa tulisan pendek kurang dari 300 kata yang berisi informasi tentang spesifikasi produk.
- Email newsletter, berupa tulisan yang dikirim menggunakan email untuk memberitahu penerima tentang update informasi mengenai suatu produk atau acara.
- Press release, berupa tulisan yang berisi rangkuman dari suatu kegiatan atau acara.
Format Penulisan Copywriting
- Iklan (online dan offline), karena terbatasnya ruang dan durasi, iklan butuh copywriting untuk menuliskan pesan dengan ringkas, jelas, dan menarik perhatian.
- Tagline atau slogan, berupa pesan brand yang singkat, umumnya kurang dari 10 kata dan digunakan untuk jangka waktu yang lama.
- Landing page, berupa kata-kata yang tercantum di halaman website, berisi penawaran atau ajakan untuk membeli produk.
- Brosur, umumnya membuat ringkasan tentang produk disertai foto pendukung yang menarik.
3. Perbedaan dari Sisi Tugas dan Tanggung Jawab
Dari segi tugas dan tanggung jawab, content writer dan copywriter memiliki peranan yang berbeda.
Seorang Content Writer wajib mengetahui bagaimana caranya agar tulisan yang dihasilkan enak dibaca, memiliki nilai lebih, dan mampu menjangkau target audiens dari bisnis.
Tugas Dari Seorang Content Writer
- Menulis konten yang sesuai tujuan dan relevan dengan target audiens dan platform publikasinya.
- Melakukan riset dan analisa sebelum mulai membuat tulisan, mulai dari topik konten, keyword yang sesuai, hingga karakteristik audiens yang dituju.
- Mengemas informasi dan data yang diperoleh menjadi tulisan yang mudah dimengerti pembaca.
- Memastikan produk yang diulas dalam konten tulisan mampu ditemukan pembaca di pencarian Google atau search engine lainnya.
- Memahami format penyajian tulisan yang baik dan tidak melanggar hukum.
Berbeda dengan Copywriter, tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh seorang Copywriter lebih berfokus pada cara menyusun strategi marketing yang berhubungan dengan citra sebuah brand ataupun perusahaan.
Tugas dari Seorang Copywriter
- Membuat konten marketing yang menarik dan kreatif, baik itu untuk kebutuhan iklan maupun promosi di platform tertentu.
- Memastikan konten tulisan yang dibuat mampu mengubah audiens yang semula hanya minat menjadi take action ke pembelian, karena tujuan akhir dari copywriting yaitu meningkatkan konversi penjualan.
- Melakukan riset, tidak hanya untuk mengenali produk yang hendak dijual, juga memahami kompetitor, keadaan pasar, dan apa saja yang sedang menjadi tren.
4. Perbedaan dari Sisi Skills
Perbedaan content writing dan copywriting yang terakhir terlihat pada skills yang wajib dimiliki. Agar tak lagi salah dalam membedakan keduanya, berikut skills yang wajib diketahui dan dimiliki oleh seorang Content Writer dan Copywriter.
Skills yang Wajib Dimiliki Content Writer
- Memahami EYD atau grammar.
- Kemampuan membaca target audiens.
- Mengetahui apa yang diinginkan pembaca;
Memahami dasar SEO. - Memiliki rasa ingin tahu yang besar.
- Kemampuan riset dan analisis.
Skills yang Wajib Dimiliki Copywriter
- Paham format copywriting.
- Peka terhadap kondisi target pasar atau audiens yang dituju.
- Kemampuan riset dan analisis.
- Paham fundamental rules of selling.
- Pemahaman bahasa yang baik.
- Mampu mengemas benefit sebuah produk ataupun jasa ke dalam pesan yang menarik.
Jangkau Target Audiens Bisnismu dengan Strategi Content Writing dan Copywriting yang Tepat
Content writing dan copywriting adalah dua hal yang tidak asing lagi ditemui saat ini, khususnya bagi kamu yang menjalankan pemasaran untuk bisnis.
Billboard, televisi, konten sosial media, semuanya tersematkan pesan-pesan yang dikemas dalam bentuk copywriting.
Begitu pula informasi yang berseliweran di search engine, semuanya dibuat oleh para content writer handal yang mampu menyajikan tulisan yang informatif dan juga mudah untuk dipahami.
Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk memastikan konten-konten yang dihasilkan oleh bisnismu dalam strategi pemasaran telah dikemas sebaik mungkin.
Untuk itu, Kanvasaur, sebagai digital marketing agency terbaik di Jakarta, Indonesia, dapat membantu kamu dalam mengemas strategi pemasaran melalui Content Writing dan Copywriting yang ciamik agar bisnismu makin dikenal dan mudah diingat!
Mulai dari jasa SEO hingga Social Ads, konsultasikan kebutuhan bisnismu dengan menghubungi team Kanvasaur sekarang juga!
Baca juga: Content Pillar: Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Tips Membuatnya




