Kanvasaur

9 Jenis LinkedIn Ads Terbaik dan Tips Membuatnya

Kanvasaur – LinkedIn Ads adalah salah satu strategi pemasaran yang disediakan di platform LinkedIn. Secara umum, jenisnya ada 9 dan masing-masing mempunyai fungsi berbeda. Agar kampanye pemasaran berhasil, kamu perlu mengetahui dasar-dasar dari iklan LinkedIn sebelum mulai berpromosi di dalamnya karena strategi LinkedIn lebih tepat digunakan apabila kamu menyasar pasar profesional.

Mari ketahui beberapa hal untuk menyusun LinkedIn untuk mencapai business goals kamu!

Table of Contents

Jenis-jenis LinkedIn Ads

Ada banyak pilihan format iklan yang tersedia di platform jejaring sosial tersebut. Temukan jenis iklan sesuai dengan kebutuhan dengan melihat fungsinya sebagai berikut:

1. Self Service PPC Advertising

Untuk jenis yang pertama tergolong sebagai iklan teks. Nantinya, iklan ini ditempatkan pada halaman utama website LinkedIn.

Format iklan ini memungkinkan kamu untuk mengatur usia, jenis kelamin, geografi, nama perusahaan, jabatan pekerjaan, industri, lingkup pekerjaan, hingga grup LinkedIn. Dengan begitu, iklan bisa lebih menyasar target yang diinginkan.

2. Social Ads

Jenis iklan yang kedua yaitu social ads. Format iklan ini mendorong agar sesama pengguna LinkedIn mau merekomendasikan produk atau perusahaan kamu.

Sekilas cara kerjanya seperti influencer marketing, di mana kamu mulai dengan memilih orang dengan impact dan kredibilitas tinggi, lalu meng-endorse mereka agar berbagi pesan dengan produk kamu.

3. Carousel Ads

Apabila kamu pengguna Instagram, pastinya langsung terbayang apa itu carousel. Ini adalah salah satu format iklan LinkedIn yang bisa digunakan.

Format iklan ini seperti kumpulan gambar yang bisa digeser ke samping. Kamu bisa meletakkan foto, infografik, poster, atau media lainnya terkait produk atau budaya perusahaan.

4. Message Ads

Message Ads atau iklan pesan juga mempunyai cara kerja yang unik. Dengan format ini, kamu akan langsung mengirimkan iklan ke target melalui pesan.

Cara ini bisa digunakan untuk menjangkau target maupun mempertahankan hubungan dengan target. Buat pesan yang relevan dengan kondisi target agar mereka tertarik. Gunakan kata-kata menarik pada pembuka untuk meningkatkan open rate.

5. Followers Ads

Format iklan ini relatif lebih dinamis dan bisa dipersonalisasi sesuai dengan karakteristik audiens. Cara kerjanya sangat sederhana, nantinya LinkedIn akan merekomendasikan halaman kamu ke orang lain.

Tujuannya untuk membangun awareness dan berharap agar target pasar mau mengklik halaman perusahaan kamu. Ini cara yang bagus apabila kamu ingin meningkatkan engagement dengan pengguna LinkedIn lainnya.

6. Spotlight Ads

Iklan ini terkesan lebih natural, bahkan jarang orang menyadari itu adalah iklan. Pasalnya, pesan iklan terintegrasi dengan baik dengan konten.

Iklan ini tidak menggunakan format seperti biasa, namun bisa dihubungkan ke landing page. Pilihan yang bagus apabila mau mempromosikan sesuatu dengan cara yang menarik.

7. Video Ads

Bosan dengan iklan yang statis? Itu tandanya, kamu patut mencoba iklan video dari LinkedIn. Cara kerjanya, kamu diminta untuk membuat video.

Di dalam video tersebut, kamu bisa menjelaskan tentang suatu produk, menyoroti pengalaman pelanggan atau menyampaikan insight perusahaan. Variasikan dengan intonasi yang menarik supaya penonton tidak bosan.

8. LinkedIn Group Ads

Format iklan ini lebih efektif apabila digunakan pada kelompok tertentu. Sebaiknya buat iklan yang relevan dengan target tersebut, lalu bangun pesan yang lebih personal.

Iklan ini biasa dipakai untuk meningkatkan minat orang agar mau bergabung ke grup tersebut. Bisa juga untuk membangun kesadaran terhadap grup tersebut.

9. Job Ads

Pastikan pernah melihat iklan pekerjaan ketika membuka platform ini. Iklan pekerjaan memang salah satu iklan yang paling sering muncul. Seringkali iklan ini dinamakan sebagai iklan Work With Us.

Jadi, para rekrutmen akan memanfaatkan jaringan kamu dan memastikan iklan tersebut muncul di halaman kamu. Mereka juga akan memblokir kompetitor yang mau menampilkan iklan di profil karyawan kamu.

Objective dalam LinkedIn Ads

Linkedin Video Ads: Best Practices, Examples, Ad Specs & How to Use Them

Objective adalah tujuan yang mau dicapai ketika membuat iklan. Ini merupakan langkah awal yang perlu dipertimbangkan agar iklan berjalan sesuai harapan. Untuk membantu kamu, berikut adalah referensi tujuan umum dari iklan di LinkedIn:

1. Mendapatkan Pelanggan Potensial

Membangun audiens yang berisi pelanggan potensial bisa dilakukan melalui iklan LinkedIn. Caranya dengan mengisi target pasar sesuai keinginan. Ini merupakan cara yang efektif untuk menemukan target potensial LinkedIn.

2. Brand Awareness

Apabila kamu tengah merintis suatu perusahaan, menyebarkan iklan LinkedIn bisa menjadi cara jitu untuk meningkatkan kesadaran akan suatu brand.

3. Meningkatkan Lalu Lintas Suatu Web

Mengalami penurunan kunjungan pada website? Coba saatnya mengadakan kampanye iklan. Memang bukan jaminan, tapi bisa membantu meningkatkan kunjungan website dari setiap orang yang mengklik tautan ke web kamu.

4. Mendorong Tingkat Engagement

Iklan LinkedIn juga bisa meningkatkan engagement pada konten yang kamu buat. Dengan membuat iklan yang mengundang rasa penasaran, pengguna lain akan terdorong untuk memberi suka, meninggalkan komentar, bahkan membagikan unggahan tersebut.

Langkah-langkah Membuat LinkedIn Ads

Tak sabar membuat iklan di LinkedIn? Beruntungnya, caranya terbilang mudah. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Pastikan kamu sudah mempunyai halaman LinkedIn.
  • Lalu, buat atau masuk ke akun LinkedIn Campaign Manager.
  • Tentukan tujuan iklan.
  • Pilih kriteria target, mencakup jabatan, usia, minat, lokasi, industri, dan lainnya.
  • Klik format iklan yang diinginkan.
  • Kemudian, aktifkan menu LinkedIn Audience Network.
  • Siapkan anggaran dan tentukan jadwal kampanye iklan.
  • Unggah konten iklan yang dibutuhkan.
  • Tentukan metode pembayaran.
  • Tunggu sampai pengajuan iklan dikabulkan.
  • Setelah itu, iklan sudah mengudara di LinkedIn. Cek performanya melalui menu Campaign Manager.

Itulah panduan lengkap tentang jenis dan cara membuat LinkedIn Ads. Temukan format iklan sesuai keinginan dan buat iklan terbaik kamu. Jangan lupa, buat alat ukur yang tepat agar performa iklan bisa dianalisis apakah sesuai dengan tujuan. 

Tingkatkan Performa Strategi Digital Marketing Bisnis dengan Layanan Kanvasaur

Kanvasaur yang merupakan digital marketing agency, berpengalaman merancang strategi marketing secara 360 ataupun end-to-end. Khususnya untuk paid channels, Kanvasaur dapat meningkatkan performa ads Anda baik di platform Google Ads, Meta Search, LinkedIn Ads, dan masih banyak lagi.

Sedang mencari jasa digital marketing untuk bisnis Anda? Hubungi team Kanvasaur untuk mengkonsultasikan kebutuhan Anda.

Baca Juga: Twitter Marketing: Pengertian, Manfaat, dan Strategi Menjalankannya

Our Social Media

Share This Information

Category

468 views

You may Also Like:

Ready to Start?

Discuss with us quickly to make your digital products better!

In A Hurry?

Need our help by tomorrow? Shoot our WhatsApp for a speedier response.